Mengenal sejarah, visi misi, dan struktur pemerintahan desa kami
Kecamatan Contoh, Kabupaten Contoh
Mewujudkan Desa Digital yang mandiri, maju, sejahtera, dan berkeadilan melalui tata kelola pemerintahan yang berbasis teknologi digital untuk pelayanan prima kepada masyarakat.
Desa Digital didirikan pada tahun 1950 sebagai bagian dari program pemekaran wilayah pasca kemerdekaan Republik Indonesia. Awalnya, desa ini merupakan desa agraris dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan peternak.
Pada tahun 1970-an, desa ini mulai berkembang dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, dan fasilitas kesehatan sederhana. Dekade 1980-an dan 1990-an menjadi masa transisi dengan semakin banyaknya penduduk yang bekerja di luar sektor pertanian.
Memasuki tahun 2000-an, Desa Digital mulai menerapkan sistem administrasi terkomputerisasi sederhana. Titik balik terbesar terjadi pada tahun 2015 ketika desa ini terpilih sebagai desa percontohan program "Desa Digital" yang dicanangkan pemerintah pusat.
Program transformasi digital desa dimulai secara intensif pada tahun 2018 dengan pembangunan infrastruktur internet, pelatihan aparatur desa, dan penerapan sistem administrasi berbasis digital. Sejak saat itu, Desa Digital terus berkembang pesat dan menjadi rujukan bagi desa-desa lain dalam penerapan teknologi untuk pelayanan publik dan pengembangan ekonomi lokal.
Hingga saat ini, Desa Digital terus berinovasi dalam penerapan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas pelayanan publik.
Sekretaris Desa
Kepala Urusan Keuangan
Kepala Urusan Umum
Kepala Seksi Pemerintahan
Kepala Seksi Kesejahteraan
Kepala Dusun Suka Maju
Kepala Dusun Tugu Makmur
Informasi mengenai lokasi dan kondisi geografis desa
Desa Digital
| Arah | Berbatasan Dengan |
|---|---|
| Utara | Desa Sukamaju |
| Timur | Desa Tugu Utara |
| Selatan | Desa Cinta Damai |
| Barat | Desa Suka Asih |
Sumber mata air alami dengan debit air yang stabil sepanjang tahun. Dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih desa dan pertanian.
Area pertanian organik seluas 5 hektar yang menghasilkan sayuran dan buah-buahan organik berkualitas tinggi. Sudah mendapatkan sertifikasi organik nasional.
Kolam budidaya ikan air tawar seperti lele, nila, dan gurame dengan sistem bioflok modern yang ramah lingkungan.
Kelompok pengrajin bambu yang memproduksi berbagai kerajinan berkualitas ekspor. Telah memasarkan produk hingga ke luar negeri.
Konsep desa wisata dengan tema digitalisasi. Pengunjung dapat melihat aplikasi teknologi digital dalam kehidupan desa dan berinteraksi dengan berbagai inovasi digital.
Tidak ada potensi desa dalam kategori ini